Masalah 500 Internal Server Error ini akan terjadi apabila terjadi kerusakan yang terdapat pada file atau komponen utama yang ada di WordPress. Terdapat beberapa hal yang sering kali menyebabkan masalah ini muncul, seperti file .htaccess yang mengalami corrupt, memory limit PHP yang telah melebihi batas, permalasahan pada file permissions, dan juga website yang melebihi batas dari resource hosting yang digunakan.

Cara Mengatasi 500 Internal Server Error

Pada pembahasan ini, kami akan mendiskusikan cara mengatasi permasalahan tersebut. Hal yang perlu dipersiapkan adalah akses ke Cpanel hosting.

Cara ke-1 : Mengecek File .htaccess

Anda dapat melihat file .htaccess pada direktori utama instalasi WordPress. Biasanya file tersebut berada pada direktori public_html.

Kemudian, anda bisa menami ulang file .htaccess, seperti htaccess.txt. Agar dapat mengakses file .htaccess, anda dapat menggunakan file manager yang ada pada Cpanel atau menggunakan FTP Client seperti FileZilla.

Setelah selesai menamai ulang file .htaccess, cobalah membuka halaman awal website anda. jika telah berjalan normal kembali, maka silahkan untuk masuk pada dashboard WordPress, kemudian pilih menu Settings > Permalinks dan klik Save Changes yang berada pada halaman bagian bawah. Hal ini bertujuan untuk membuat file .htaccess yang baru.

Jika masih muncul masalah tersebut, silahkan periksa cara selanjutnya.

Cara ke-2 : Upgrade Limit Memori PHP

Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut berdasarkan lokasi munculnya permasalahan.

1) Error muncul pada dashboard WordPress

Anda dapat meng-upgrade limit memori php melalui file php.ini dengan cara berikut :

  1. Akses folder wp-admin melalui FTP Client atau SSH Client;

  2. Buat file baru dengan nama php.ini;

  3. Buka file yang baru dibuat tersebut dan masukan kode memory=64MB (tergantung dari memori limit awalnya) kedalam file php.ini;

  4. Simpan file tersebut.

2) Error muncul pada semua halaman website WordPress.

Anda dapat mengatasi masalah tersebut dengan cara berikut :

  1. Buka file wp-config.php melalui FTP Client atau SSH Client;

  2. Tambahkan kode berikut :define(‘WP_MEMORY_LIMIT’, ‘64M’);

Cara ke-3 : Matikan Semua Plugin

Matikan semua plugin yang terpasang pada website anda terlebih dahulu. Kemudian hidupkan kembali semua plugin satu persatu. Hal ini dimaksudkan agar dapat menemukan plugin yang menyebabkan masalah untuk website anda. Untuk mematikan plugin, anda dapat melakukannya pada dashboard WordPress anda. Jika anda tidak bisa login, anda dapat mematikannya dengan mengakses hosting melalui FTP Client. Sebagai contoh, kami menggunakan FileZilla untuk mengakses hosting. Anda dapat melihat cara akses melalui FTP Client disini (https://idcloudhost.com/panduan/melakukan-koneksi-ke-server-hosting-menggunakan-ftp-client/).

Setelah berhasil terhubung, buka folder /wp-content/. Kemudian rename folder plugins, misalnya menjadi nonaktif_plugins. Kemudian cek kembali website anda, jika wesbite berjalan normal dan 500 Internal Server Error tidaka muncul kembali, hal ini memungkinkan disebabkan oleh salah satu plugin yang terinstall pada website anda. Ubah kembali nama folder plugins yang dimatikan menjadi plugins kembali dengan cara yang sama. Setelah itu aktifkan kembali plugin satu persatu melalui dashboard WordPress dengan memilih menu Plugins> Installed Plugins.

Cara ke-4 : Re-Upload File Utama WordPress

Jika error masih belum bisa teratasi, solusi selanjutnya adalah mengubah wp-admin dan wp-includes yang ada pada website anda dari instalasi WordPress baru. Anda bisa mendapatkan wp-admin dan wp-includespada website official WordPress pada tautan ini https://wordpress.org/download/.

Setelah itu, upload file WordPress yang sudah di download tersebut pada direktori dimana wp-admin dan wp-includes berada. Jika sudah selesai, upload kembali melalui File Manager pada Cpanel.

Kemudian buka folder public_html dan klik Upload pada menu File Manager bagian atas.

Selanjutnya, klik kanan pada file WordPress tersebut dan pilih extract.

Setelah selesai, hapus folder wp-admin dan wp-includes website anda yang berada pada direktori instalasi WordPress terlebih dahulu. Kemudian, copy folder wp-admin dan wp-includes yang berada pada folder WordPress yang tadi telah di-extract dengan klik kanan dan pilih copy.

Pastikan lokasi penyimpanan sama seperti wp-admin dan wp-includes website anda yang sebelumnya dihapus. Misal, lokasi direktori instalasi utama WordPress kami berada pada folder public_html.

Setelah selesai, cobalah untuk membuka website anda kembali. Cara ini merupakan cara yang paling sederhana untuk mengatasi error tersebut karena tanpa perlu mencari-cari letak permasalahan terlebih dahulu. Jika anda masih menemukan error yang sama, alangkah baiknya untuk menghubungi layanan hosting yang anda gunakan dan juga mengecek report pada bagian log server website karena dapat membantu untuk menyelesaikan masalah.

Apakah Anda menemukan jawaban?