Konfigurasi CodeIgniter

Walaupun CodeIgniter dapat berjalan dengan konfigurasi default, tetapi untuk sebuah aplikasi yang nyata kita harus tetap melakukan konfigurasi, setidaknya pada bagian base_url dan router. Pengaturan base_url dan router sangat berguna ketika proses pengembangan aplikasi yang banyak menggunakan helper dan library.

File konfigurasi terletak dalam folder application/config. File yang terdapat pada direktori tersebut yang sering digunakan adalah file autoload.php, config.php, database.php dan routes.php.

1. File autoload.php. Konfigurasi pada file ini bertujuan untuk mementukan sumber daya apa yang akan diload secara otomatis.

File autoload['libraries'] :

File autoload['helper'] :


2. File config.php. Pada file konfigurasi config.php berisi konfigurasi secara umum mengenai CodeIgniter.

$config[‘base_url’] – Konfigurasi ini berisi alamat url sebuah aplikasi yang dibuat. Pada tutorial sebelumnya instalasi CodeIgniter di folder “C:xampp/htdocs/codeigniter” maka untuk konfigurasi base url-nya adalah seperti berikut.

3. File database.php. Disini akan mengisi konfigurasi untuk koneksi ke database. Pada tutorial disini menggunakan database mysql yang terpaket di dalam aplikasi XAMPP.

  • Hostname   : menggunakan localhost karena di sini kita menggunakan database mysql dari aplikasi xampp yang terinstal di computer local.

  • Username   : secara default username database mysql dari aplikasi xampp adalah root.

  • Password    : secara default ini bisa dikosongi.

  • Database    : ini berisikan nama database yang dibuat untuk aplikasi.

4. File routes.php. Konfigurasi routing digunakan untuk memetakan permintaan atau request kedalam controller didalam website yang dibuat. Misalnya kita membuka alamat http://www.nama-website.com, permintaan tersebut tidak menyertakan nama controller yang ingin dibuka tetapi kita bisa secara default mengarahkannya agar secara otomatis akan membuka controller sesuai yang definisikan.Untuk melakukan konfigurasi routing buka file konfigurasi routes.php. Settingan utama yang ada adalah sebagai berikut :

Artinya secara default semua permintaan yang tidak menyertakan nama controllernya akan diarahkan untuk membuka controller “welcome”. Sehingga saat alamat http://www.nama-website.com dibuka secara otomatis akan membuka http://www.nama-website.com/index.php/welcome. Dan file tersebut dapat di edit sesuai keinginan.

Apakah Anda menemukan jawaban?