CodeIgniter 3

Pada bulan Juli 2013, EllisLab mengumumkan bahwa mereka mencari pemilik baru untuk CodeIgniter karena internal mereka sendiri tidak memiliki cukup fokus untuk terus mengembangkan CodeIgniter. Akhirnya pada bulan Oktober 2014, kepemilikan CodeIgniter berpindah tangan kepada British Columbia Institute of Technology, salah satu sekolah tinggi teknologi di Kanada.

Setelah hampir lima bulan lamanya sejak peralihan kepemilikan, BCIT akhirnya merilis CodeIgniter 3.0. Dan berikut adalah perubahan codeigniter 2 menjadi codeigniter 3 :

  • Codeigniter 3 memerlukan PHP versi 5.1.6 atau di atasnya

  • Penamaan model, controller Codeigniter 3 harus di awali huruf besar

  • Driver databasenya kini memiliki refactoring yang lebih luas. Sekarang default database driver nya menggunakan mysqli, tidak lagi menggunakan mysql

  • Penambahan user agent Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Android, Blackberry, iOS dan PlayStation 3

  • Update perbaikan di mimes.php

  • Update penulisan class dengan PHP 5 style

  • Pindah path halaman error di application/view/errors

  • Pindah Log Class di application/core

  • Update perbaikan di beberapa Library dan Helper

  • Perbaikan file dokumentasi

Pengertian MVC

MVC adalah konsep dasar yang harus diketahui sebelum mengenal CodeIgniter. MVC ( Model, View, Controller) merupakan suatu konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web, berawal pada bahasa pemrograman Small Talk, yang memisahkan bisnis logic (alur piker), data logic (penyimpanan data) dan presentation logic (antarmuka aplikasi) atau secara sederhana adalah memisahkan antara desain, data dan proses. Ada 3 komponen yang membangun suatu MVC yaitu :

  • Model, biasanya berhubungan dengan data dan interaksi ke database atau webservice. Model juga merepresentasikan struktur data dari aplikasi yang bisa berupa basis data maupun data lain, misalnya dalam bentuk file teks, file XML maupun webservice. Biasanya didalam model akan berisi class dan fungsi untuk mengambil, melakukan update dan menghapus data website. Sebuah aplikasi web biasanya menggunakan basis data dalam menyimpan data, maka pada bagian Model biasanya akan berhubungan dengan perintah-perintah query SQL.

  • View, merupakan bagian yang menangani presentation logic. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data hasil dari model dan controller kepada user. View tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.

  • Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view. Pada controller terdapat class-clas dan fungsi-fungsi yang memproses permintaan dari View ke dalam struktur data di dalam model. Controller juga tidak boleh berisi kode untuk mengakses basis data Karena tugas megakses data telah diserahkan kepada model. Tugas controller adalah menyediakan berbagai variable yang akan ditampilkan di view, memanggil model untuk melakukan akses ke basis data, menyediakan penanganan kesalahn/error, mengerjakan proses logika dari aplikasi serta melakukan validasi atau cek terhadap input.

Apakah Anda menemukan jawaban?