CodeIgniter Library dan Helper

Framework Codeigniter menyediakan dua jenis sarana yang dapat digunakan untuk membantu proses pengembangan aplikasi, antara lain:

Library

Library adalah sekumpulan kelas dan fungsi yang dibuat untuk membantu pengembang aplikasi untuk dapat membangun aplikasi dengan lebih cepat dan lebih efisien. Pada umumnya saat kita membuat aplikasi web ada beberapa kelas yang hampir selalu digunakan, sehingga kelas-kelas tersebut dapat di atur supaya secara otomatis di-load oleh system dan dapat langsung digunakan.

Pada CodeIgniter library dibagi menjadi 2 yaitu library yang bersifat global dan library yang dapat dibuat sendiri sesuai kebutuhan. Library global terdiri dari kelas dan fungsi-fungsi yang telah disediakan oleh CodeIgniter, dan terletak pada folder system/libraries. Sedangkan library yang kita buat sendiri sesuai dengan kebutuhan ditempatkan pada folder application/libraries.

Beberapa library yang wajib diketahui oleh pengembang di antaranya adalah :

  1. Database, library yang digunakan untuk mengakses database dan melakukan pengolahan data yang ada di dalam database. Database yang di dukung oleh CodeIgniter adalah mysql, mssql, oracle dan postgres. Sedangakan database yang tidak didukung secara langsung dapat dijembatani dengan driver odbc.

  2. Input, library yang digunakan untuk menangani dan memproses data-data yang berasal dari form. Misalnya apabila kita menggunakan form untuk memasukan data maka library ini harus di-load supaya dapat melakukan pemrosesan data form.

  3. File Uploading, library yang digunakan apabila kita akan membangun web yang dapat mengunggah (upload) file ke dalam web. Misalkan kita menginginkan supaya di dalam web kita ada fitur yang dapat digunakan untuk memasukkan file gambar ke dalam aplikasi web kita, maka digunakanlah library ini.

  4. Session, library yang digunakan untuk memelihara informasi status mengenai pengguna. Sebagai contoh misalkan kita membangun suatu website dimana pengunjung website tersebut harus melakukan proses login terlebih dahulu untuk masuk ke dalam suatu halaman, maka pada situasi seperti ini, library session harus di-load supaya kita dapat memelihara state dari pengunjung, sampai pengunjung tersebut logout.

  5. URI Class, library ini berisi fungsi-fungsi yang membantu kita untuk mendapatkan informasi dari URI pada alamat web kita.

  6. Validation, library ini digunakan untuk melakukan validasi terhadap form input yang ada pada aplikasi web kita.

  7. Pagination, library ini berguna pada saat kita memiliki banyak data yang harus ditampilkan. Misalkan kita memiliki 100 data, dimana ke-100 data ini akan ditampilkan ke dalam 10 halaman (10 data / halaman). Untuk membuat 10 halaman yang masing-masing memuat 10 data dan masing-masing halaman terhubung satu sama lain, maka pagination merupakan library yang tepat untuk digunakan.

Pada umumnya ada banya library yang dapat digunakan pada CodeIgniter. Tetapi untuk tahap awal library diatas yang wajib diketahui sebab library tersebut pada umumnya sering digunakan.

Untuk menggunakan library yang ada pada folder system/libraries, ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu :
 Mengatur pada file system/config/autoload.php.

Contoh :

Dengan melakukan loading terhadap library yang kita inginkan pada controller dimana library ini akan digunakan. Biasanya library ini di-load pada konstruktor dari controller yang bersangkutan. Berikut sintaknya:

$this->load->library(‘nama_library’);

Helper

Helper juga berfungsi untuk membantu pengembang membangun aplikasi secara lebih cepat dan efisien. Setiap helper bisa terdiri dari beberapa fungsi, dimana setiap fungsi dari helper melakukan satu pekerjaan yang spesifik tanpa ada ketergantungan terhadap fungsi yang lain.

Helper biasanya disimpan dalam folder system/helpers, atau di dalam folder system/application/helpers. CodeIgniter akan terlebih dulu mencari helper di dalam folder system/application/helpers, jika helper yang dicari tidak ditemukan pada folder tersebut, baru kemudian dicari pada folder system/helpers.

Untuk menggunakan helper, ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu :

  1. Melalui konfigurasi pada file autoload.php. Konfigurasi pada file autoload.php untuk melakukan proses autoloading terhadap helper-helper yang akan digunakan adalah sebagai berikut : $autoload[‘helper’] = array('url','form','file');

  2. Melakukan loading pada setiap controller yang akan menggunakan helper, dilakukan dengan sintak sebagai berikut : $this->load->helper(‘nama_helper’);
     

Contoh helper :

  1. URL helper : membantu dalam pembuatan link.

  2. Form helper : membantu untuk membuat element-element form.

  3. Text helper : membantu untuk pekerjaan berformat text.

  4. Cookie helper : membantu untuk penanganan cookies.

  5. File helper : membantu untuk kerja dengan file.

Mempercantik URL CodeIgniter

Saat mengakses url Codeigniter, pasti dilihat ada index.php. Contohnya http://localhost/project/index.php/home. Sebenarnya index.php dapat dihilangkan dengan mudah sehingga aplikasi web yang dibuat tidak perlu menggunakan index.php pada urlnya.

Cara menghilangkan index.php pada CodeIgniter :

  1. Buat file “.htaccess” di dalam folder project CodeIgniter dan ketikan script berikut:RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-fRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-dRewriteEngine on#RewriteBase /myprojectRewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [L]

  2. Edit file config.php yang berada di folder /application/config/ dan cari index_page dan hapus tulisan index.php, sehingga seperti berikut :

Apakah Anda menemukan jawaban?