Pendahuluan

Pada dasarnya, mengelola database dengan MySQL harus dilakukan dengan cara mengetikkan perintah yang sesuai untuk setiap tujuan tertentu. Kita harus hafal bagaimana jika ingin menghapus, membuat atau pun mengubah record , namun dengan phpmyadmin, kita bisa mengelola database dengan mudah Karena berbasis web, sekali klik, semua perintah dapat dijalan kan tanpa mengetik command line.

Persyaratan

  1. Client SSH seperti Bitvise atau Putty

  2. Pengetahuan dasar tentang peritah Linux/Unix

  3. Server atau VPS dengan RAM minimal 256MB (openVZ), disarankan 512 MB jika Anda menggunakan KVM atau Xen

  4. Ubuntu 16.04, 32 bit atau 64 bit

Instal PHPMYADMIN

1. Pertama dan yang paling penting, anda harus sudah menginstal php7, MariaDB dan web server(apache/nginx)

2. Sekarang install phpMyAdmin dengan mengetikkan perintah berikut

apt-get install phpmyadmin

3. Installer akan menanyakan opsi untuk menggunakan dbconfig-common untuk mengkonfigurasi phpMyAdmin. Pilih Yes.

4. Sekarang anda harus memasukkan password untuk database anda.

Anda akan diminta mengkonfirmasi sekali lagi.

5. Setelah selesai, phpMyAdmin semestinya sudah terinstal, namun di beberapa kasus anda mungkin akan menemui pesan error yang berbunyi

ERROR 1045 (28000) : Access denied for user ‘root’@’localhost’ (using password : NO). Your options are … (etc)

Jika itu terjadi, ikuti langkah tambahan ini:

Pertama, pilih ‘abort’

Kemudian login sebagai root menggunakan password anda ketika menginstal MariaDB

mysql -u root -p

Kemudian jalankan perintah ini

CREATE DATABASE phpmyadmin;
GRANT ALL ON phpmyadmin.* TO [email protected] IDENTIFIED BY ‘changethispassword’;
\q

Jangan lupa untuk mengganti changethispassword dengan password anda

Selanjutnya, ubah konfigurasi database

nano /etc/phpmyadmin/config-db.php

Kemudian ubah parameter dbpass dengan password anda

##

##database access settings in php format

## automatically generated from /etc/dbconfig-common/phpmyadmin.conf

## by /usr/sbin/dbconfig-generate-include

##

## by default this file is managed via ucf, so you shouldn’t have to

## worry about manual changes being silently discarded. *however*,

## you’ll probably also want to edit the configuration file mentioned

## above too.

##

$dbuser=’phpmyadmin’;

$dbpass=’changethispassword’;

$basepath=”;

$dbname=’phpmyadmin’;

$dbserver=’localhost’;

$dbport=”;

$dbtype=’mysql’;

Ganti changethispassword dengan milik anda

Kemudian simpan dengan menekan tombol Ctrl+O lalu Ctrl+X untuk keluar dari nano editor

6. Instal modul php yang dibutuhkan Karena tanpa itu phpmyadmin tidak akan bekerjaMaka dari itu, masukkan perintah berikut

apt-get install php-mbstring php7.0-mbstring php-gettext

7. Sesuaikan file config apache2 agar phpmyadmin dapat di akses

nano /etc/apache2/apache2.conf

8. Scroll file konfigurasi hingga ke dasar dan tambahkan kode berikut

Include /etc/phpmyadmin/apache.conf

Simpan perubahan dan keluar dari nano editor

9. Restart service apache2

service apache2 restart

10. Untuk mengeceknya, buka web browser dan coba akses phpmyadmin lewat URL

http://x.x.x.x/phpmyadmin

ganti x.x.x.x dengan IP address server anda

Gunakan credential berikut untuk login pertama

Username : root
Password : password yang dimasukkan ketika instalasi sebelumnya

Apakah Anda menemukan jawaban?